Selasa, 01 April 2025
spot_imgspot_img
spot_img

Related Posts

Rapat Koordinasi Khusus Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar Tahun 2025

Kamis, 06 Februari 2025 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pendatan Daerah di Hotel Stones, Bali. Acara ini dibuka langsung oleh Bapak Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto dan dihadiri oleh OPD, BUMD dan unit kerja pengelolaan pendapatan lingkup Pemkot Makassar.

Acara ini digelar yang ketiga kalinya dengan tujuan membangun kekompakan dan konsolidasi OPD, BUMD, dan unit kerja pengelolaan pendapatan lingkup Pemkot Makassar agar dapat bersinergi dan berkolaborasi.

Kepala Bapenda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra mengatakan selain untuk membangun sinergitas dan kekompakan, rakorsus ini juga sebagai tahapan awal penyusunan RKPD Makassar tahun 2026.

“Sesuai dengan tema kita hari ini Implementasi dan Inovasi Menuju PAD 2 Triliun di tahun 2025 ini menjadi salah satu langkah agar semua pemangku kepentingan pengelolaan pendapatan dapat berperan aktip,” ucapnya.

Kata Firman, PAD menjadi satu kesatuan dalam pembiayaan belanja daerah yang telah masuk dalam Program pada APBD Kota Makassar, seluruh OPD, BUMD diharapkan mampu meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah.

Dengan melakukan intensifikasi pemungutan dan ekstensifikasi sumber Pendapatan Asli Daerah sehingga target Penerimaan PAD dapat tercapai. Ia pun menilai PAD sama pentingnya dengan belanja anggaran yang perlu perencanaan serta dievaluasi progresnya setiap saat.

Tak hanya itu, Firman Pagarra menyampaikan langsung capaian PAD Kota Makassar di akhir tahun 2024 yang mencapai angka Rp 1,6 Triliun.

“Sebagai laporan pak Wali, PAD Tahun 2024 kemarin telah mencapai Rp1,6 Triliun dan capaian ini memecahkan rekor tertinggi dalam sejarah Pemerintah Kota Makassar. Keberhasilan didorong oleh inovasi OPD termasuk Bapenda sebagai pengelola Pajak Daerah melalui Aplikasi PAKINTA. Saya pikir dengan rakorsus ini juga kita bisa mencapai Rp 2 Triliun tahun ini,” ungkap Firman.

Karenanya, melalui Rakorsus ini, Firman menekankan untuk terus membangun sinergitas dan kolaborasi OPD dan BUMD agar dapat menggali potensi untuk optimalisasi menuju PAD Rp2 triliun tahun 2024.

Dukungan dan harapan tersebut juga datang dari Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto.

“Sebuah tekad PAD 2 triliun. Kalau hari ini kita bisa mendapatkan Rp1,6 triliun, dibanding dulu sekitar Rp500 miliar lebih berarti ada sebuah peningkatan 300% selama hampir kurun waktu 10 tahun. Peningkatan 300% ini tidak akan kita temukan banyak di pemerintahan daerah,” ujarnya

Karenanya, Danny berharap tradisi dan inovasi yang sudah dibangun selama 10 tahun ini agar dipertahankan. Dan diharapkan semua OPD bahu-membahu memberikan kontribusi pendapatan baik itu retribusi maupun pajak.

“Pencapaian ini harus laporkan ke wali kota baru dan wakil wali kota baru kita tentang kondisi ini. Sebagai acuan kedepan untuk membawa Kota Makassar jadi lebih baik lagi,” seru Danny.

Danny pun mengucapkan terimakasihnya kepada seluruh OPD pendapatan yang telah berjuang mendapatkan Rp 1,6 Triliun.

Dengan adanya kerja sama yang baik antara OPD, BUMD dan unit kerja pengelolaan pendapatan lingkup Pemkot Makassar dapat mencapai target PAD Menuju 2 Trilyun