Jumat, 02 Januari 2026
spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Related Posts

Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar Hadiri Experimental Class Transform 2025

Senin,8 Desember 2025 Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Andi Asminullah turut hadir mendampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin membuka kegiatan Experimental Class Transform 2025 yang digelar Dinas Pariwisata Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan komitmen pemerintah kota untuk mendorong penguatan sektor pariwisata dan industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) melalui peningkatan kapasitas SDM dan penyelenggaraan event-event berkualitas.

Munafri mengatakan Makassar memiliki potensi besar sebagai kota tujuan berbagai kegiatan nasional maupun internasional berkat posisi strategis dan infrastruktur yang terus berkembang. Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan peningkatan kompetensi pelaku industri pariwisata serta kreatif.

“Kita ingin menjadikan Makassar sebagai kota yang tumbuh bersama dengan maraknya kegiatan, khususnya MICE. SDM harus mumpuni, mampu memberikan kesan baik, dan memahami tata kelola pariwisata yang kita miliki,” ujar Wali Kota Makassar.

Ia juga menyoroti perlunya menghadirkan event ikonik yang dapat menjadi kebanggaan Kota Makassar dan memiliki keberlanjutan.

Pemerintah kota, kata dia, telah menyiapkan anggaran sekitar Rp5 miliar setiap bulan untuk mendukung penyelenggaraan event-event berskala besar.

“Setiap bulan harus ada kegiatan ramai di Makassar. Silakan buat proposal yang kuat, agar kita bisa memberikan insentif. Ketika event berjalan, efek dominonya akan besar untuk ekonomi, UMKM, dan industri pariwisata,” tambahnya.

Munafri menyebut Makassar memiliki keunggulan geografis yang tidak dimiliki banyak kota lain, seperti garis pantai, panorama matahari terbenam, pulau-pulau di gugusan Spermonde, serta dua sungai besar yang dapat dikembangkan sebagai destinasi. Potensi itu, menurutnya, harus dioptimalkan melalui kreativitas dan inovasi para pelaku industri.

Ia juga mendorong lahirnya event-event khas yang mampu menarik wisatawan, seperti festival bertaraf internasional maupun pertunjukan besar yang dapat menjadi daya tarik utama. Pertumbuhan hotel dan infrastruktur MICE menjadi modal kuat untuk membawa Makassar naik kelas sebagai pusat kegiatan berskala besar di kawasan timur Indonesia serta dapat menambah PAD Kota Makassar khususnya dari sektor pariwisata.