MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menggelar rapat koordinasi lingkup Bapenda yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapenda Kota Makassar, Andi Asminullah, di ruang rapat Bapenda, Senin (3/8/2026).
Rapat tersebut membahas percepatan realisasi belanja serta strategi optimalisasi penerimaan pajak daerah.
Dalam arahannya, Andi Asminullah menekankan pentingnya percepatan realisasi belanja di seluruh bidang agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara maksimal.
”Realisasi belanja harus terus kita dorong hingga mencapai 95 persen sesuai target. Seluruh program dan kegiatan harus berjalan sesuai perencanaan sehingga dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi,” ujar Andi Asminullah.
Selain percepatan belanja, rapat juga membahas optimalisasi penerimaan pajak hotel dan pajak hiburan yang dinilai masih memiliki potensi untuk terus ditingkatkan. Kepala Bapenda meminta seluruh jajaran agar lebih aktif melakukan pengawasan dan pendataan terhadap objek pajak, termasuk usaha lapangan padel yang pertumbuhannya semakin pesat di Kota Makassar.
”Pajak hotel dan hiburan perlu kita dorong karena capaiannya masih relatif rendah. Potensi-potensi baru, termasuk lapangan padel, harus menjadi perhatian agar dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” katanya.
Sebagai langkah penegakan kepatuhan wajib pajak, Bapenda juga akan mengintensifkan pemberlakuan surat teguran bagi wajib pajak hotel dan hiburan yang belum memenuhi kewajibannya. Mekanisme tersebut dilakukan secara bertahap dengan tenggat waktu tujuh hari dari surat teguran pertama menuju surat teguran kedua apabila belum ada penyelesaian.
Melalui rapat koordinasi ini, Bapenda Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah, memperkuat kepatuhan wajib pajak, serta mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kota Makassar.

